Setiap bulan Ramadan, berbagai promosi sering ditebar penyedia kartu kredit. Masalahnya, promo kartu kredit di bulan Ramadan yang menggiurkan bisa saja bikin kita jadi boros. Supaya tak terjebak, berikut ini 3 tips anti-boros pakai promo kartu kredit di bulan Ramadan.

Seperti dikutip dari Kompas.com, tips ini diharapkan bisa membuat kita lebih bijak lagi dalam mengatur keuangan keluarga. Jadi jangan sampai tergiur dengan promo kartu kredit, sehingga kita kebablasan dan perencanaan keuangan kita jadi berantakan.

Berikut ini 3 tips anti-boros pakai promo kartu kredit di bulan Ramadan:

#1 Tahan Nafsu untuk Semua Promo

Banyaknya promosi spesial di bulan Ramadan memang seringkali dianggap aji mumpung. Mulai promo produk cicilan 0 persen, cashback, bahkan sampai diskon besar-besaran. Pasti menggiurkan dan menguntungkan. Masalahnya, apakah kita memang butuh dengan produk yang akan kita beli?

Jadi sebaiknya, tahan nafsu kita terhadap promo yang ditawarkan, pilihlah produk atau tawaran yang memang sesuai dengan kebutuhan kita saat itu. Jika semua promo kartu kredit kita gunakan, bisa-bisa malah jadi utang yang membebani keuangan. Bukannya irit, malah jadi boros.

#2 Bandingkan Harga Asli dan Setelah Promo

Sebenarnya, penawaran promo dari merchant tidak selalu menguntungkan, jadi ada baiknya kita cek dulu sebelum menggunakan promo mereka. Bukan tak mungkin, harga produk dinaikkan terlebih dahulu sebelum diberi promo. Contohnya harga sepatu awalnya Rp1 juta, kemudian dikerek menjadi Rp2 juta. Baru dikasih diskon 50 persen. Berarti kan kita tetap saja harus membayar Rp1 juta, yang tak lain adalah harga awal atau harga asli sepatu.

Itu namanya permainan, dilakukan oleh penjual atau merchant nakal. Walaupun tidak seluruhnya begitu, tapi kita harus cerdas sebagai konsumen. Jadi sebelum menggunakan promo kartu kredit, cek dulu harga asli atau harga awalnya. Lalu bandingkan dengan harga setelah promo agar kita tidak tertipu.

#3 Prioritaskan untuk Membeli Kebutuhan Super-Mendesak

Kebutuhan pokok memang bukan hanya persoalan pangan saja, tapi juga sandang dan papan. Untuk itu, kita harus cek lagi, mana kebutuhan yang sangat diperlukan mendesak.

Misalnya untuk membeli sembako, mengganti kompor yang rusak, membeli baju muslim yang sudah mulai kusam. Jika itu memang dibutuhkan mendesak, kita bisa memanfaatkan promo kartu kredit untuk membelinya. Agar tak bingung, buat dulu daftar kebutuhan super mendesak yang harus segera dibeli.

Dengan begitu kita terhindar dari risiko pengeluaran yang tidak terkendali.

Share This Article