Dengan kemajuan teknologi seperti sekarang ini, dapat membuat kamu lebih banyak mendapatkan informasi. Untuk ibu hamil, teknologi medis sudah dapat mendeteksi jenis kelamin bayi, berat badan bayi, sampai jumlah cairan ketuban pada rahim ibu hamil. Namun, masih banyak ibu hamil yang percaya dengan mitos-mitos orang zaman dulu!

Jangan mudah percaya dulu, ya! Agar kamu tetap tenang dan tidak dihantui oleh mitos-mitos yang beredar, kamu harus mengabaikannya. Namun, kamu simak dulu mitos-mitos berikut ini! 

1. Melakukan hubungan seksual ketika hamil bisa menyakiti janin

1. Melakukan hubungan seksual ketika hamil bisa menyakiti janin

Ada yang bilang ibu hamil muda tidak boleh berhubungan seksual dengan suami. Pada umumnya, saat sedang hamil sejumlah perempuan tidak melakukan hubungan seksual dikarenakan adanya mitos yang menyatakan bahwa hubungan seks saat hamil bisa menyakiti janin.

Faktanya, untuk kehamilan yang sehat, berhubungan seksual tidak akan menyakiti janin. Kantung amniotik serta otot rahim cukup kuat dalam melindungi sang janin. Penetrasi penis pun tidak melampaui rahim sehingga tidak akan menyakiti sang buah hati.

2. Jangan menjahit baju, nanti bibir bayi sumbing

2. Jangan menjahit baju, nanti bibir bayi sumbing

Konon, menjahit baju saat hamil bisa menyebabkan bibir bayi sumbing. Dalam dunia medis, menjahit baju dengan bibir sumbing tentu tidak ada kaitannya sama sekali bagi ibu hamil muda. Bibir sumbing pada bayi disebabkan oleh banyak faktor yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Jadi, tidak perlu takut untuk menjahit baju saat sedang hamil karena ini hanya mitos kehamilan yang tidak memiliki penjelasan ilmiah.

3. Harus berhenti berolahraga saat hamil

3. Harus berhenti berolahraga saat hamil

Meski hamil, perempuan justru tetap harus rutin berolahraga. Mungkin sebagian ibu hamil masih ragu untuk berolahraga atau beraktivitas fisik karena khawatir dapat memengaruhi kondisi janin di dalam kandungan. Namun, aktivitas fisik justru sangat disarankan bagi ibu hamil, walau harus disesuaikan dengan kemampuan.

Misalnya seperti jalan pagi, yoga untuk ibu hamil, dan senam hamil, yang dapat mempermudah persalinan. Walau demikian, perlu konsultasikan kepada dokter sebelum Mama melakukan olahraga tertentu, terlebih jika Mama memiliki riwayat penyakit tertentu.

4. Ibu hamil tidak boleh dekat-dekat dengan kucing

4. Ibu hamil tidak boleh dekat-dekat kucing

Terlalu sering berdekatan dengan kucing berpotensi mengganggu kesehatan ibu hamil. Perempuan yang sedang hamil tetap dibolehkan memelihara kucing. Namun, Mama harus tetap menjauhi kontak dengan kotoran kucing karena terdapat beberapa parasit seperti Toxoplasmosis yang dapat membahayakan janin.

5. Mengonsumsi durian, nanas dan air Kelapa dapat menggugurkan kandungan

5. Mengonsumsi durian, nanas air Kelapa dapat menggugurkan kandungan

Beberapa makanan disebut-sebut dapat menggugurkan kandungan jika dikonsumsi saat hamil muda. Durian dan nanas merupakan dua jenis buah yang kerap kali dilarang untuk dikonsumsi ibu hamil muda. Sebenarnya selama dikonsumsi secara tidak berlebihan, durian masih menjadi buah yang aman untuk ibu hamil muda.

Peneliti memercayai bahwa mengonsumsi durian mempunyai sejumlah manfaat dari kandungan organo-sulfur serta triptofan, yang dapat bertindak sebagai antioksidan. Kandungan durian ini memiliki khasiat lain bagi kehamilan yaitu sebagai antimikroba, antibakteri, dan antijamur.

Seperti durian, mengonsumsi nanas ketika hamil juga sebenarnya tergolong aman. Namun, memang banyak yang bilang sebaiknya tidak dikonsumsi saat hamil muda. Selain itu, mitos lain yang banyak berkembang yaitu air kelapa dapat memicu keguguran saat sedang hamil muda.

Justru sebaliknya, manfaat air kelapa sangat banyak. Selain mencegah dehidrasi, air kelapa terbukti bisa mengatasi kelelahan. Air kelapa juga sangat dipercaya dalam membangun sistem imun, menstabilkan tekanan darah tinggi atau hipertensi, mencegah infeksi saluran kemih, serta meningkatkan fungsi pada organ ginjal. Air kelapa merupakan salah satu pilihan terbaik jika dibandingkan dengan minuman berkafein seperti kopi atau teh.

6. Morning sickness akan berlangsung sepanjang masa kehamilan

6. Morning sickness akan berlangsung sepanjang masa kehamilan

Dikutip dari parenting.commorning sickness tidak hanya terjadi di pagi hari; tetapi bisa terjadi kapan saja, baik siang atau malam. Ini dikenal sebagai morning sickness karena perut kosong bisa menyebabkan mual, dan perut Mama biasanya kosong saat bangun tidur.

“Tingkat hCG mencapai puncak antara usia kehamilan 8 dan 12 minggu,” kata Tekoa King, seorang bidan perawat bersertifikat dan asisten profesor kebidanan di University of California, San Francisco.

King menjelaskan mengapa banyak ibu hamil yang merasakan morning sickness merasa lega setelah trimester pertama. Sekitar 50 sampai 75 persen perempuan yang baru memasuki masa kehamilan akan mengalami mual dan muntah.

Untuk meredakan rasa mual, hindari bau atau makanan yang memicunya; mengunyah camilan high-carbo seperti pretzel; Mengunyah permen karet; atau mengisap mint, dan mengonsumsi minuman asam dari buah segar yang dibuat sendiri seperti air dari perasan lemon.

7. Potong rambut saat hamil akan membuat bayi cacat lahir

7. Potong rambut saat hamil akan membuat bayi cacat lahir

Pernahkah Mama mendengar mitos yang satu ini? Dilansir dari laman britannica.com, mitos yang beredar jika rambut perempuan dipotong saat dia hamil, bayi bisa mengalami masalah dengan penglihatannya.

Sulit untuk memahami proses alami yang bisa mendasari sebab dan akibat yang diimplikasikan oleh mitos ini. Yang lebih kontroversial adalah apakah perempuan boleh mewarnai rambutnya saat hamil.

Penggunaan pewarna rambut belum secara pasti dikaitkan dengan cacat lahir pada manusia, meskipun para ahli menganjurkan agar tidak melakukannya pada trimester pertama. Kalau bisa dihindari, kenapa nggak?

Itulah beberapa mitos kehamilan yang kerap dipercaya dan menghantui ibu hamil. Bahkan biasanya di daerah-daerah tertentu di Indonesia ada mitos lain yang terkait dengan kebudayaan atau kebiasaan masyarakat setempat.

Sering berkonsultasi pada dokter kandungan mengenai mitos-mitos ini merupakan cara yang tepat agar Mama mendapatkan informasi yang lebih jelas.

Share This Article